visitor

Senin, 16 Januari 2012

Persahabatan Kuda Nil dan Kura-Kura

Sehari setelah tragedi tsunami dahsyat Samudera Hindia yang menghantam Asia dan Afrika, puluhan penduduk desa tepi Pantai Malindi di Kenya melakukan tugas penyelamatan bersama aparat setempat. 
Salah seorang relawan, Owen Saubion melihat pemandangan ganjil di kawasan tepi pantai itu, seekor  bayi kuda nil (masih berusia 1 tahun) itu meringkuk lemas di batu karang. Kondisinya sangat memprihatinkan. Ia terjebak di antara gelombang laut dan derasnya air dari muara Sabaki River.
Setelah dirawat, kuda nil itu pun akhirnya dibawa ke Haller Park dekat Mombasa, sebuah taman suaka margasatwa milik Lafarge Eco Systems' East African firm, pada 27 Desember 2006. Bayi kuda nil itu kemudian diberinama Owen, sesuai nama penyelamatnya.
Di suaka margasatwa Haller Park inilah kisah persahabatan unik itu dimulai.

Petugas suaka menempatkannya di sebuah area untuk hewan-hewan kecil. Langkah ini dilakukan karena Owen masih tergolong bayi. Sementara jika di tempatkan di lokasi untuk kawanan kuda nil, petugas perawat hewan khawatir ia akan diserangan kawanan kuda nil lain yang tak mengenalnya. Karena kuda nil sangat agresif dan "fanatik" pada kawanannya, bila ada kuda nil asing mereka bisa saja membunuhnya.

Ketika Owen dilepas, ia masih bingung. Mungkin karena harus menempati lingkungan baru. Namun setelah ia merasa sedikit nyaman, Owen langsung menatap dan tertarik pada seekor kura-kura bernama Mzee.

Mzee, adalah spesies kura-kura Aldabran usia 130 tahun seberat 700 pound (320 kg). Mzee yang dalam bahasa Swahili (Afrika) berarti "wise old man" (si tua bijaksana), merupakan penghuni lama area yang dilengkapi dengan kolam asri dan hutan buatan itu.

Awalnya, Owen langsung beranjak mendekati Mzee. Namun Mzee sama sekali tak peduli padanya. Hari demi hari Owen selalu mengikuti Mzee ke mana pun ia pergi. Agaknya Owen berupaya mengambil hati Mzee. Seiring waktu dan kegigihan Owen mendekatinya, Mzee akhirnya menerima kehadiran kuda nil muda itu.

Berminggu-minggu kemudian keduanya sudah tampak begitu akrab. Mzee layaknya dianggap sebagai induk oleh Owen, sementara Mzee merasa sebagai orangtua asuh bagi Owen. Bukan hanya dalam kiasan, pada kenyataannya Mzee selalu menjaga Owen dengan kelembutan. Owen juga selalu mematuhi dan senang bermain dengan Mzee.

Ikatan persahabatan mereka mengental bagai sebuah keluarga. Para perawat hewan di Haller Park bingung dengan tingkah dua hewan beda spesies ini. Mereka bagaikan induk dan anak dari satu spesies yang sama.

Apa yang disantap Mzee juga disantap Owen, di mana Owen tidur di situ pasti ada Mazee. Mereka selalu bermain air di kolam bersama, makan bersama, tidur bersama dan berjalan-jalan keliling area taman bersam-sama pula.


Setahun berlalu, namun kedua hewan beda spesies itu semakin lengket. Keduanya sudah tak terpisahkan lagi. Fenomena ini sungguh mengejutkan sejumlah besar ilmuwan. Bukannya saja karena peristiwa seperti ini belum pernah terjadi, tetapi di antara mereka juga sudah mengembangkan "bahasa" mereka sendiri sebagai sistem komunikasi di antara keduanya. Bahasa komunikasi lewat suara yang sama sekali belum pernah ditemukan dalam kelompok kuda nil atau pun kura-kura Adabran.

Suara dalam nada tertentu dari Mzee akan direspons oleh Owen secara tepat. Begitu pula sebaliknya, suara dalam nada tertentu dari Owen direspons Mzee pula secara tepat. Selain itu, keduanya juga mengembangkan bahasa tubuh yang hanya mereka berdua pahami, seperti gigitan lembut, sentuhan, dorongan dan belaian yang masing-masing direspons sebagai suatu kode untuk melakukan sesuatu atau ungkapan kasih sayang di antara keduanya.

Keunikan persahabatan Owen dan Mzee pun menjadi fenomena mendunia. Tingkah laku dan komunikasi unik yang sama sekali baru dalam dunia zoologi (ilmu tentang hewan) itu membuat mereka menjadi selebriti dunia. Sejumlah besar foto, film, dokumentasi, bahkan buku dan artikel mengulas soal teka-teki besar persahabatan mereka.

Owen dan Mzee pun menjadi lambang cinta dan persahabatan yang tidak mengenal batasan fisik, ras, spesies dan teritori.
sumber : apakabardunia.com

Necropolis, Makam Kolosal Para Kaisar Persia

 Sekitar 12 km barat laut kota Iran Persepolis, terletak sebuah bukit berbatu. Terukir pada pemandangan yang hampir tegak lurus pada sisi bukit, pada ketinggian yang cukup, adalah relief hiasan kaya didedikasikan untuk raja-raja Achaemenid di abad pertama sebelum masehi. Daerah ini dikenal sebagai Naqsh-e Rustam,atau Necropolis.

Naqsh-i Rustam (Tahta Rustam, dalam bahasa Inggris) dianggap berbagai gunung suci pada periode Elamite. Di PErmukaan lereng Naqsh-i Rustam menjadi situs pemakaman untuk 4 penguasa Achaemenid dan keluarga mereka di abad kelima dan keempat SM, serta sebagai pusat utama dari pengorbanan dan perayaan selama periode Sasania antara abad ke-3 dan ke-7 Masehi

Relief tertua di Naqsh-i Rustam yang berasal dari tahun 1000 sm rusak parah dan . Relif Ini menggambarkan gambaran samar seorang pria dengan gigi dan kepala yang tidak biasa , yang dianggap berasal dari Elamite . Penggambaran ini merupakan bagian dari mural yang lebih besar, yang sebagian besar telah dihapus atas perintah Bahram II. Pria dengan topi yang tidak biasa memberikan nama situs, Naqsh-e Rostam, "Gambar Rostam", karena relief itu diyakini sebagai gambaran dari Mitos Pahlawan Rostam .

Makam yang dikenal secara lokal sebagai 'salib Persia', berbentuk di muka makam, Pintu masuk ke masing masing makam berada di pusat setiap lintasan, yang membuka ke ke ruang kecil, di mana raja berbaring di sarkofagus. Balok horizontal dari masing-masing makam bagian luar diyakini menjadi replika dari pintu masuk istana Persepolis.

Salah satu makam secara eksplisit diidentifikasi oleh sebuah prasasti yang menyertainya menjadi makam Darius Agung I (522-486 SM .). Tiga lainnya makam yang diyakini dari Xerxes I (486-465 SM), Artaxerxes I (465-424 SM), dan Darius II (423-404 SM .) masing-masing. Yang belum selesai di makam kelima diperkirakan makam Artahsasta III, yang memerintah dua tahun lebih, tetapi orang - orang lebuh conding memperkirakan bahwa itu makam Darius III (336-330 SM), terakhir dari dinasti Achaemenid.

Makam- makam ini pernah dijarah setelah penaklukan kerajaan Achaemenid oleh Alexander Agung.







Sumber : danish56.blogspot.com

Minggu, 15 Januari 2012

tips Dahsyat Jadi Penulis Hebat


Membaca Inspiring Words for Writers-nya Mohammad Fauzil Adhim cukup menggugah. Kata-kata yang dipilih sederhana, namun inspiratif. Bagi Anda yang bermimpi ingin menulis buku, atau yang sudah nulis namun mengalami kebuntuan di tengah jalan, atau yang masih merasa sulit untuk menulis, buku ini layak disimak.
Saya akan mengutipkan beberapa inspiring words yang digoreskan Fauzil dalam buku itu. Semoga bermanfaat!
* Tak ada resep yang lebih baik untuk menjadi penulis, kecuali dengan menulis sekarang juga!

* Penulis berbakat gagal menemukan banyak alasan untuk tidak memulai tulisannya. Sementara orang-orang yang berbakat sukses selalu menemukan energi setiap kali gagal.

* Resep menulis yang paling baik adalah “tuangkan saja!”

* Gagasan yang baik sering tidak tersampaikan karena kita sibuk memikirkan bagaimana membuat awalan. Padahal, awalan yang terbaik adalah cetusan gagasan itu sendiri.

* Para pemalas menggunakan mood sebagai alasan untuk tidak bertindak. Para idealis bertindak mengendalikan mood untuk menghalau kemalasan.

* Setiap tetes tinta seorang penulis adalah darah bagi perubahan peradaban. Karenanya, perhatikanlah bagaimana ujung penamu bergerak.

* Menulis bukanlah bermain kata-kata. Susunan kalimat yang indah bisa sangat membosankan kalau tidak memiliki makna yang kuat.

* Orang hebat menulis masalah berat dengan bahasa sederhana. Orang yang ingin disebut hebat menulis masalah sederhana dengan bahasa yang berat.

* Tulisan yang baik menyederhanakan persoalan rumit, bukan memperumit apa yang sebenarnya sangat sederhana dan remeh.

* Tulisan yang baik membuat orang berpikir sesudah membaca. Tulisan yang buruk membuat orang kelelahan hanya untuk memahami kalimat yang sedang dibaca.

* Buku yang baik sekali dibaca mencerdaskan, dibaca berikutnya mencerahkan. Buku yang buruk dibaca sekali menyenangkan, sesudah itu sangat membosankan.

* Penulis besar menuangkan kata karena membaca. Sementara mereka yang mabuk ingin disebut penulis, membaca buku karena mau menulis.

* Kalau engkau sendiri malas membaca, bagaimana engkau menyuruh orang lain rakus membaca tulisanmu?

* Andaikan dihadapkan kepadaku dua orang penulis, maka aku akan memilih yang paling gigih. Tanpa bakat orang bisa menjadi penulis hebat. Sementara tanpa kegigihan, seorang penulis berbakat tak berarti apa-apa.
 

10 Foto paling terkenal di dunia

10.The guy

9.The Triangle Shirtwaist Fire [1911]
Gambar mayat di Shirtwaist Segitiga Perusahaan. Aturan perusahaan untuk menjaga pintu-pintu tertutup bagi pabrik sehingga pekerja (kebanyakan imigran perempuan) tidak bisa meninggalkan atau mencuri. Ketika api dinyalakan, bencana melanda. 146 orang meninggal hari itu.
Photographer: International Ladies Garmet workers Union


8.Bliss
Kebahagiaan (BLISS) adalah nama dari sebuah foto dari lanskap di Napa County, California, sebelah timur Sonoma Valley. Ini berisi perbukitan hijau dan langit biru dengan awan stratocumulus dan Cirrus. Foto digunakan sebagai wallpaper komputer standar untuk "Luna" tema pada Windows XP. Foto ini diambil oleh fotografer profesional Charles O'Rear, penduduk St Helena di Napa County, untuk digital-perusahaan desain HighTurn. O'Rear juga telah mengambil foto-foto dari Napa Valley untuk Mei 1979 National Geographic Magazine artikel Napa, Valley of the Vine. Terinspirasi foto O'Rear Windows XP US $ 200 juta kampanye iklan Ya Anda bisa.
Fotografer: Charles O'Rear


7.Burning Monk – The Self-Immolation [1963]
11 Juni 1963, Thich Quang Duc, seorang biksu Buddha dari Vietnam, membakar diri sampai mati di perempatan jalan yang ramai di pusat kota Saigon untuk membawa perhatian pada kebijakan represif Diem Katolik rezim yang mengontrol pemerintah Vietnam Selatan pada saat itu. Rahib Buddha meminta rezim untuk mencabut larangan mengibarkan bendera Buddhis tradisional, Buddhisme memberikan hak yang sama seperti Katolik, untuk berhenti menahan Buddha dan untuk memberikan biarawan dan biarawati Buddha hak untuk praktek dan menyebarkan mereka terbakar religion.While Thich Quang Duc tidak pernah bergerak sedikit pun.
Fotografer: Malcolm Brown


6.Segregated Water Fountains [1950]
Gambar ttg air mancur yg dipisahkan di North Carolina diambil oleh Elliott Erwitt
Fotografer: Elliott Erwitt, Magnum Photos


5.Stricken child crawling towards a food camp [1994]
Foto adalah "Pulitzer Prize" menang foto yang diambil pada tahun 1994 selama Kelaparan Sudan.
Gambar anak terserang menggambarkan merangkak menuju sebuah kamp pangan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang terletak satu kilometer jauhnya. Burung Hering sedang menunggu anak mati sehingga bisa makan dia. Gambar ini mengejutkan seluruh dunia. Tak seorang pun tahu apa yang terjadi pada anak, termasuk si fotografer Kevin Carter yang Waktu tempat segera setelah foto itu diambil. Tiga bulan kemudian ia bunuh diri karena depresi.
Fotografer: Kevin Carter


4.The plight of Kosovo refugees [1999]
Foto ini merupakan bagian dari The Washington Post pemenang Pulitzer entry (2000) menunjukkan bagaimana seorang pengungsi Kosovo Agim Shala, 2, adalah melewati sebuah pagar kawat berduri ke tangan kakek-nenek di sebuah kamp yang dijalankan oleh Uni Emirat Arab di Kukës, Albania .
Photographer: Carol Guzy


3.Portrait of Winston Churchill [1941]
Foto ini diambil oleh Yousuf Karsh, seorang fotografer Kanada, ketika Winston Churchill datang ke Ottawa. Potret Churchill Karsh membawa ketenaran internasional. Hal ini diklaim sebagai yang paling direproduksi dalam sejarah fotografi potret. Ini juga muncul di sampul majalah Life.
Photograph from: Yousuf Karsh


2.Omayra Sánchez [1985]
Omayra Sánchez adalah salah satu korban 25.000 Nevado del Ruiz (Colombia) gunung berapi yang meletus pada 14 November 1985. 13-tahun telah terperangkap dalam air dan beton selama 3 hari. Foto itu diambil tak lama sebelum dia meninggal dan itu menimbulkan kontroversi karena karya fotografer dan pemerintah Kolombia tidak bertindak di tengah-tengah tragedi, ketika diterbitkan di seluruh dunia setelah kematian gadis muda.
Fotografer: Frank Fournier


1.Afghan Girl [1984]
Dan tentu saja gadis afghan, gambar yg diambil oleh National Geographic photographer Steve McCurry. Sorbet Gula adalah salah satu siswa di sekolah informal di dalam kamp pengungsi; McCurry, jarang diberi kesempatan untuk foto wanita Afghan, merebut peluang dan ditangkap citranya. Dia adalah sekitar 12 tahun pada saat itu. Dia berhasil di sampul National Geographic tahun depan, dan identitas ditemukan pada tahun 1992.
Fotografer: Steve McCurry

Waspadai semua Rintangan-Rintanganmu !!!



1.Lemahnya hubungan dengan ALLAH

Sangat mengesankan, ketika para sahabt berada di tengah perjalanan, mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah ALLAH dekat dengan kita sehingga kita hanya cukup bermunajat (berdoa dengan suara pelan seperti berbisik), atau jauh sehingga kita harus meningggikan suara dalam berdoa kepada-NYA?”

Maka ALLAH meurunka firman-NYA:

“Dan Apabila hamba-hamba_KU bertanya kepadamu tentang AKU. Maka (jawablah), bahwasanya AKU adalah dekat. AKU mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdao kepada-KU. Maka hendaklah mereka memenuhi (segala perintah)-KU dan hendaklah mereka beriman kepada-KU, agar selalu berada dalam kebenaran.”(QS.Al-Baqarah:186)

Seorang penyair berkata : 

“ALLAH murka jika kau tak meminta pada-NYA
Sementara anak Adam, ketika diminta, passti murka”

ALLAH berfirman : “Berdoalah kepada Robbmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya DIA tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”(QA.Al-A’raf:55)




2.Syirik Takut, dan lemah tawakal


Ada beberapa hal yang menjadi kekhawatiran kita. Yaitu adanya sebagian orang yang juga sholat lima waktu, haji ke Baitullah, umrah pada bulan Ramadhan, sholat tarawih dan membaca Qur’an. Tetapi kita mengkhawatirkan adanya syirik dalam diri mereka, disebabkan mereka lebih takut kepada manusia daripada ALLAH.

Ada seorang pemuda yang berkunjung ke beberapa rumah sakit. Ia berkata, “Aku melihat banyak wanita seperti telanjang. Pakaian mereka membuat ALLAH murka.”

Saya berkata, “Mengapa anda tidak mencegah kemungkaran itu?”.

Ia menjawab, “Saya Takut”. Saya ucapkan, “Jadi, mengapa pada waktu subuh anda bisa menungucapkan dzikir berikut: Radhitubillihi rabba, wabil Islami wa bi Mumammadin Nabiyya wa Rasula (Aku rela ALLAH sebagai Robb, Islam sebagai agama dan Muhammad sebagai nabi) ? mengapa anda bisa mengucapkannya ?”


Ada juga orang lain yang melihat berbagai macam majalah dijual dengan harga murah, sebagian besar majalah-majalah itu adalah majalah merusak dan meruntuhkan keimanan. Suatu majalah saja dapat menghancurkan seluruh rakyat.


Coba anda Tanya kepadanya, “Mengapa tidak mau mencegahnya, dengan cara yang lebih baik. Misalnya kamu berbicara dengan pemilik toko dan beberapa pemuda selain kamu juga datang berbicara, sehingga hal itu menjadi tampak jelas dan menjadi sebuah permasalahan yang beredar di masyarakat.”
Ia tentu menjawab, “Saya Takut”.


Syaikh Mumammad bin Abdul Wahhab menyebutkan, “Di antara hal-hal membatalkan La ilaha illallahah yaitu syirik karena rasa takut, bila rasa takut kepada selain ALLAH lebih besar daripada rasa takut kepada ALLAH.”

ALLAH berfirman ;

“Dan hanya kepada-KUu-lah kamu harus takut (tunduk).”(QS.Al-Baqarah:40)

“Karena itu, janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.”(QS.Al-Imran:175)

“Dan mereka mempertakuti kamu dengan (sembahan-sembahan) yang selain ALLAH.”(QS.Az-Zumar:36)



3.Tidak Ada Perhatian Dalam Memahami Agama dan Lemahnya Hubungan Dengan Da’I atau Ulama



Sebagian besar pemuda, di antara mereka mencintai ALLAH, Rasulullah dan negeri akhirat. Mereka memiliki gambaran global dan umum tentang Islam. Namun banyak diantara mereka yang tidak memiliki pengetahuan tentang hukum-hukum syariat, pemahaman tentang agama dan pendalaman syariat.



Mereka memang menghadiri ceramah-ceramah umum. Namun hanya sedikit saja yang datang kepada ulama di antara mereka, mau membaca sebuah buku di hadapan ulama, membahas masalah-masalah syariat, menghapal hadits-hadits Nabi beserta takhrij-nya (periwayatan dan kedudukan hadits) atau mengetahui permasalahan lengkap dengan dalilnya.


Ketika para pemuda mendatangi para Da’i atau Ulama dan menyampaikan keluh-kesah dan problem-problem mereka, mereka pasti akan merasa senang. Sayya belum pernah mellihat ada seorang Ulama atau Da’I yang merasa bosane karena hal itu. Jikalau ada yang merasa bosan, itu karna beberapa sebab khusus yang sedang di hadapinya atau karna kunjungan yang tidak pas atau ada masalah lainnya.


Demi ALLAH, sesungguhnya di antara hal terindah yang membuat kita bersyukur kepada ALLLAH, yaitu ketika kita menemukan seorang pemuda yang mau mengadukan problem-problemnya.


Karenanya, diharapkan para pemuda berkonsultasi dengan para Da’I atau Ulama. Diharapkan mereka selalu berhubungan para Ulama dalam setiap hal yang berkaitan dengan para pemuda dan urusan dakwah. Mereka juga diharapkan mampu menyingkirkan halangan yang di buat-buat sebagian pemuda. Semoga ALLAH membalas usaha dan kearifan para Da’i atau Ulama terhdap generasi yang cemerlang ini, dengan kehidupan yang lebih baik.

4.Lemah Cita-cita


Banyak diantara pemuda menganggap dirinya “di luar peta”, menganggap orang-orang tidak melihatnya dan menganngap tugas dibebankan untuk orang lain.

Jika anda bertanya kepadanya, “mengapa kamu tidak menempa dIri agar menjadi mufti di daerahmu?” Ia tentu menjawab,”Kita sudah cukup dengan qadhi (hakim-hakim) agama.”


“Mengapa anda tidak menjadi khatib (penceramah agama)?” ia tentu menjawab, “Penceramah-penceramah sudah banyak tersebar.”


Lalu dimana posisi Anda? Apa Peran anda dalam hidup ini? Apa yang anda katakan kelak pada ALLAH bila anda dimintai_NYA pertanggungjawaban?


ALLAH berfirman :“Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.”(QS.Qiyamah:14-15)


Tidak mesti setiap kita menjadi khatib, dai atau penyair. Tidak. Sebab berbagai bidang terbentang di hadapan kita dan banyak jalan berbuat baik bisa dilakukan.

Yang penting, Anda melihat beberapa potensi dan kemampuan anda. Selanjutnya anda bergerak untuk kemajuan Islam, sebatas potensi dan kemampuan anda itu.



5.Nggak Pe-De


Kita adalah orang yang selalu salah dan sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah orang yang bertobat. Karenanya pintu tobat selalu terbuka sampai matahari terbit dari barat.

Banyak diantara pemuda yang mendapat hidayah, padahal dulunya sering berbuat maksiat. Pemuda yang mendapat hidayah ini dulunya selalu melakukan hal-hal negative. Mulai mencambuk dirinya sendiri dan mengkhawatirkan, merasa dirinya hina dan tak pantas berbuat kebaikan apapun.

Apabila anda katakan kepadanya, “Mengapa kamu tidak menjadi dai, khatib atau penceramah?” Ia berkata, “saya?” Setelah melakukan perbuatan-perbuatan kriminal dan melalui masa lalu yang buruk itu saya memimpin umat? Saya tidak sanggup. Carilah orang lain selain saya!”

Pemuda ini masih saja membenturkan dirinya sampai rela terhina dan rela dengan hasil yang sedikit. Sehingga ia berada dalam peran negative dalam kehidupan dakwah dan sikap komitmen disebabkan oleh kekhawatiran tersebut.


Mestinya, seorang pemuda harus berani melakukan kebaikan dan memotivasi dirinya untuk mendobrak berbagai kesulitan. Ia harus menunjukan bahwa dia mampu melakukannya dengan bantuan dan kekuatan ALLAH.


Ia mesti ingat sahabat Nabi Muhammad yang senior seperti ‘Umar, ia dulu pernah menyembah berahala dan melakukan dosa-dosa besar. Namun setelah bertaubat, mereka pun benar-benar berpindah menuju posisi-posisi yang tinggi di alam ghaib dan di dalam tingakatan-tingakatan ibadah (penghambaan kepada ALLAH).


Anda mesti mengetahui bahwa ALLAH senang dengan taubat hamba-Nya. Ketika anda datang keapda ALLAH dengan membawa dosa-dosa sebesar bumi ini, kemudian anda bertaubat, niscaya ALLAH datang kepada anda dengan ampunan sebesar itu juga.


Karenanya, Hayoo wahai pemuda Islam ! Banyak bidang yang membutuhkan anda sekalian. Jangan sampai kalian mudah percaya daengan berbagai hasutan dan kesesatan.

6.Kurang Sabar Dalam Godaan

Sesungguhnya kita sedang menghadapi berbagai kelompok yang memerangi Islam. Hanya ALLAH yang mengetahuinya


Bandingkan antra dua orang pemuda: pemuda yang atu hidup pada masa Nabi dan pemuda yang satunya lagi hidup di abag dua puluhan sekarang ini.


Ada Seorang pemuda tinggal di Madinah tempat Rasulullah tinggal. Tetangganya adalah Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Abu Hurairah, HAssa bin Tsabit, Ubay bin Ka’b dan Mu’ad bin Jabal. Khatib mereka Nabi Muhammad, Imam mereka Nabi Muhammad, sedangkan malaikat Jibril selalu turun membawa wahyu pagi dan sore. Seluruh penduduknya, secara umum mencintai ALLAH, Rasul-Nya dan negeri akhhirat. Di sana taidak ada godaan-godaan nafsu syhawat.



Bandingkan dengan pemuda yang hidup sekarang, pada masa tidak lagi turun wahyi dan jauh dari masa Salafusshalih. Tetangga-tetangganya ada yang bengkok dan ada yang membawa bencana. Di masyarakat dan di berbagai tempat, isa selalu berhubungan dengan orang yang terang-terangan mengejek, menghina dan mencela agama di hadapannya. Ia selalu melewati pemandangan yang memampang majalah dan gambar porno, video rusak, lagu-lagu keras, orang-orang yan gtak tentu arah, orang-orang yang mangkal dalam dosa, penyembahan berhala, modernism, atheism dan sekulerisme.


Bagaimana ia bisa selamat? Ini merupakan pertarungan yang mengerikan.


“DI HADAPAN SEMUA INI, TIDAK ADA BEKAL YANG HARUS DIMILIKI SEORANG HAMBA-KHUSUSNYA PARA PEMUDA-KECUALI KESABARAN. DIA MESTI SABAR”


ALLAH berfirman : “Dan kamu jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin ynag member petunjuk dengan perintah KAMI ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat KAMI.”(QS.As-Sajdah:24)


Ketauhilah bahwa pertolongan  mesti dibarengi kesabaran. Sedangkan kesabaran tersirat ketika menahan pandangan.



7.Ciut Nyali, Merasa Gagal dan Putus Asa

Banyak di antara para pemuda yang memiliki rasa putus asa terhadap masyarakat. Anda bisa katakan kepada sebagian diantra mereka, “Mengapa kamu tidak mendakwahi tetangga-tetanggamu?” ia tentu menjawab, “tak ada kebaikan dalam diri mereka.”

“Mengapa kamu tidak memberi pengaruh kepada orang lain?” Ia tentu menjawab, “Tidak, biarkan saja mereka!, Jangan sibukan diri anda mengurus mereka! Mereka itu telah dikunci mati oleh ALLAH hati, pendengaran dan penglihatannya.”

Anda akan temukan sebagian diantara mereka ketika menyampaikan ceramah, masyrakat tidak menerima dakwahnya. Ia mengguanakan kata-kata keras, “Semoga ALLAh menghancurkan kalian, semoga ALLAH membinasakan kalian!”

Kata-kata seperti  ini tidak ada dalam kamu Nabi Muhammad, Nabi yang di firmankan ALLAH sebagai : “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”(QS.Qalam:4)




8.Optimisme yang Berlebihan

Ada sebagian pemuda yang bergaul di tengah orang-orang yang berkomitmen. Artinya, seisi rumanya komitmen, saudara-saudaranya komitmen, fakultas tempat tempat dia belajar juga memiliki komitmen. Ketika berbicara, ia akan berkata, Orang-orang semuanya memiliki komitmen, mereka semuanya menuju jalan ALLAH, tidak ada yang berbuat maksiat, mereka semua Alhamdulillah, sopan-santun, saling akrab dan menyambut panggilan-Nya.”

Orang seperti ini kebalikan yang diatas tadi, Ia lupa bahwa ada kekurangan di masyarakat. Diantara bukti kekurangan tersebut misalnya, banyak pertandingan olahraga yang dihadiri lebih dari enam puluh ribu orang. Mereka berhamburan dalam kesia-siaan.

Lalu apa artinya semua ini ?

Artinya, Pertandingan-pertandingan tersebut lebih berguna bagi umat dan agama Islam daripada ceramah-ceramah agama.


وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

ALLAH berfirman :”Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.”(QS.Saba:13)


Di setiap tempat, anda akan melihat sebagian orang mendengarkan musik, sebagian lagi pergi ke masjid ketika adzan berkumandang, sebagian yang lain nongkrong di warung kopi, sebagian yang lain duduk tenang mendengarkan ceramah agama, sebagian lagi mencintai Al-Qur’an, sebagian yang lainya menyukai majalah porno, sebagian lain senang bersiwak, sebagian yang lainnya masih suka merokok. Hal ini sudah ketentuan ALLAH di alam ini.




9.Waktu Terbuang Karena Hiburan dan Menunda Pekerjaan


Yang bisa membunuh kita salah satunya adalah perbuatan menunda-nunda. Orang-orang bijak berkata, “Barangsiapa yang menanam benih ‘nanti’ akan tumbuh sebuah tanaman yang bernama ‘mudah-mudahan’ yang memiliki buah namanya ‘seandainya’ yang rasanya adalah ‘kegagalan dan penyesalan.”

ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الأمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

ALLAH berfirman : Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).(QS. Al-Hijr : 3)

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لا تُرْجَعُونَ

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?(QS.Al-Mukminun:115)


نعمتا ن مغبو ن فيهما كثير من الناس الصحة والفراغ

“Ada dua nikmat yang kebanyakan orang tertipu karenya: kesehatan dan waktu luan.”(HR.Bukhari)


لا تزول قدما عبد يوم القيامة حتى يسال عن عمره فيما افناه وعن علمه فيم فعل وعن ماله من اين اكتسبه وفيم انفقه وعن جسمه فيم ابلاه



“Pada hari kiamat, kedua kaki seorang hamba tidak akan bergeser, sebelum di tanyai : Tentang umur, untuk apa di habiskan. Tentang ilmu, untuk apa ia gunakan. Tentang harta, dari mana ia peroleh dan untuk apa ia belanjakan dan Tentang kesehatannya, untuk apa ia gunakan.”(HR.Tirmidzi)


Inilah yang ada di dalam benak saya seputar tema “Rintangang-Rintangan bagi Pemuda Muslim”. ALLAH ingin rintangan-rintangan tersebut menjadi rendah diahadapan pemuda. Semoga mereka dapat menempuh kesungguhan dengan mudah dan mampu menjalankan tugas dengan jelas dan penuh ketenangan.
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

connect with us

Archives

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews